SiaranJakarta.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk merevitalisasi Anjungan Jakarta di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Program ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut peringatan 500 Tahun Jakarta pada 2027 mendatang.
Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa pendanaan revitalisasi tidak akan membebani APBD secara langsung karena bersumber dari dana kompensasi KLB atau Koefisien Lantai Bangunan. Skema tersebut memungkinkan pembiayaan dilakukan secara bertahap, dengan alokasi awal pada tahun pertama dan dilanjutkan pada tahap berikutnya hingga total mencapai Rp50 miliar.
Revitalisasi Anjungan Jakarta difokuskan pada pembaruan fisik bangunan, penataan kawasan, serta penguatan konsep edukasi dan budaya Betawi sebagai identitas utama Ibu Kota. Anjungan ini selama ini menjadi representasi perjalanan sejarah dan kebudayaan Jakarta, mulai dari tradisi Betawi hingga perkembangan kota metropolitan modern.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai pembaruan tersebut penting agar Anjungan Jakarta tampil lebih representatif, interaktif, dan relevan dengan generasi muda. Selain sebagai ruang pelestarian budaya, kawasan ini juga diharapkan menjadi magnet wisata edukatif yang mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Langkah revitalisasi ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya di tengah transformasi Jakarta sebagai kota global. Dengan pembenahan yang terencana, Anjungan Jakarta di TMII diharapkan menjadi ikon budaya yang membanggakan sekaligus ruang publik yang hidup dan produktif bagi masyarakat.







